Sebuah obrolan tentang kerja
Remote Work dan ilusi kebebasan
Ngomongin remote work
Kira-kira aku yang mana?
1Digital nomad
2Mas-mas kerja di kamar aja
3Beneran berurusan sama "remote"
Kenalan DULU
Aku Miftah. Yang nomor 2.
Software Engineer. Pertama jadi Remote Worker 2021. fully Working Remotely sejak 2024.
Aku juga bisa astral work.
Tapi kata bapakku dan tetangga
Aku nomor 3.
Bapak ngira kerjaanku "mengendalikan sesuatu dari jauh pake remote". Seringkali tetangga juga sering datang minta benerin remote TV/Set Top Box.
Sebelum terlalu jauh
Aku bersyukur bisa kerja remote
Cerita · 2021, freelance pertama
Klien diaspora, beda negara. Dikerjain sambil tugas akhir.
Kerja bebas kapan aja, di mana aja.
Inilah cikal bakal mindset-ku soal remote work.
Cerita · 2021, fresh grad
Temanku datang ke kantor buat makan siang gratis. Kerjanya? Nanti malam "remote work" dari rumah.
Aku yang masih fresh grad mikir: "Oh, ternyata dunia kerja bisa sefleksibel ini ya. kayak waktu aku freelance dulu"
SEHINGGA AKU NYIMPULIN. REMOTE WORK TUH:
- Bebas tempat
- Bebas waktu
- Bebas "kendali"
Ilusi 01
Tempat
"Bisa kerja dari mana saja."
Kenyataannya
Tiap hari ya kerjanya di kamar, di kursi yang itu-itu aja.
@kanssaok di Threads, 29 Mei 2026
Cerita · 2024, ngide WFA
WFA ke Solo, hari kerja, sambil nonton Kontes Robot.
Realita: nontonin laptop (alias kerja), bjirr.
Cerita · ngoding di kereta
Ngoding di kereta sby-jkt, biar bisa ikut launching di kantor. Kelihatan produktif.
turns out pusing dan kodingannya error (skill issue), bjirr
lesson learned: nggak semua tempat enak buat kerja, masss
Cerita · kenapa di rumah
Based on 2 cerita sebelumnya, kerja sambil main/berkelana bikin ngerasa nggak "hadir" dan bikin kerja nggak maksimal
kalo kafe? ya bisa aja, sih. tapi karena "rumah sudah menjadi kantor", jadinya ngerasa lebih efektif di rumah
Tapi kerja di rumah ada downside-nya
Buatku, rumah udah jadi kantor.
Buat orang lain, aku lagi di rumah.
Cerita · tasyakuran
Diundang tasyakuran di tengah jam kerja.
Lagi meeting, disuruh berangkat ke tahlilan
ya gapapa, sih. tapi agak ribet aja ngejawabnya.
1dari 10
karyawan di Indonesia yang kerja dari rumah. Padahal itu lagi puncak-puncaknya pandemi.
LPEM UI, data Sakernas Agustus 2020
Yang nggak remote juga ngalamin
Lagi cuti, laptop tetep ikut dibawa.
Ujung-ujungnya buka kerjaan juga.
Ilusi 02
Waktu
"Jamnya fleksibel."
Cerita · kerja malam
"Kerjain nanti malam aja, kayak zaman freelance."
Lalu chat dari manager: "Targetnya kok belum masuk?"
Gara-gara nggak punya sense of "batas waktu", aku malah sibuk "benerin fundamental". Hal yang nggak diminta (tapi kurasa perlu).
Habis ditegur
Akhirnya aku pasang jam kerja sendiri: 9 sampai 6.
Biar kerja ada "jam pulang"-nya. Kadang molor juga, sih.
"Kenapa nggak shift bebas asal tetep 9 jam?"
- Mayoritas rekan kerja, kerja di 9-6Biar kerjaan lancar, emang paling enak punya kesepakatan jam kerja
- Capek mutusin tiap hari"Hari ini kerja jam berapa, ya?"
- Santainya pas semua orang sibukWaktu luang ya nggak kepake juga jadinya wkwk
Setelah pasang JAM KERJA, aman?
Jam 9 sampai 6. Kerjaan beres, laptop ditutup.
Harusnya aman, kan? iya, kan?
Kantornya jauh, kerjaannya dekat
Kantornya di kota lain. Laptop kerjanya di meja yang sama dengan PC-ku.
Komplain murid masuk di Discord. Ada ide malam-malam: "kerjain sekarang, mumpung inget."
Eh, kok aku malah kerja di luar jam kerja.
Lol.
Dulu aku harus belajar disiplin buat mulai kerja.
Sekarang aku juga harus belajar disiplin buat berhenti.
Kenyataannya
Kalau kerja bisa kapan aja, ujung-ujungnya kerja terus.
72menit
waktu perjalanan yang kehemat tiap kali WFH. Sekitar 29 menitnya ujung-ujungnya dipake kerja juga.
Aksoy dkk., survei 27 negara, 2023
Yang nggak remote juga sama
1dari 4
pekerja di Indonesia kerja lebih dari 49 jam seminggu.
Sakernas BPS, Agustus 2025
Ilusi 03
Kendali
"Nggak ada yang ngawasin."
Kenyataannya
Pengawasnya ganti bentuk.
Titik hijau "online". Centang biru. Aplikasi pelacak.
Sungkan.
Chat masuk malam-malam, aku tetap bales. Karena nggak enak.
Cerita temanku · teater produktivitas
Kantornya ngecek apakah mouse-nya gerak.
Jadi dia pasang alat biar mouse-nya gerak sendiri.
works, sih. tapi kan nggak "work", ya
Yang hilang waktu nggak sekantor
Di kantor, aku lihat temanku kerja. Di remote, aku lihat titik hijau.
Pesan nggak dibalas sejam, aku mulai nebak-nebak.
Cerita · 2022, town hall PHK
Town hall online soal PHK gelombang pertama. Aku ketiduran, nggak ikut.
Beberapa orang kena. Yang ketiduran ini, nggak.
Remote work itu kayak layangan
Dari bawah, kelihatan paling bebas di langit.
Talinya masih ada.
Cuma makin panjang, sampai aku lupa ada tali.
Biar adil
⅓
lebih sedikit yang resign kalau karyawan boleh WFH dua hari seminggu.
Bloom dkk., eksperimen 1.612 karyawan Trip.com, Nature 2024
Cerita #6
Satu hal yang paling aku syukuri dari kerja remote.
Iseng nanya ke diri sendiri
Kalau besok disuruh WFO, apa yang paling bakal aku kangenin?
Kerja dari pantai? Jarang banget. Mandi siang, tidur siang? Itu bonus aja.
Yang paling bakal aku kangenin: bisa ngatur sendiri hariku mau kayak gimana.
Coba cek kerjaan masing-masing
- Bisa berhenti?Ada jam di mana kerjaan beneran kelar.
- Bisa nolak?Tanpa takut kena masalah, tanpa nggak enakan.
- Bisa ikut ngatur?Aturan mainnya ikut kamu bikin.
Cerita #7
Satu batas yang aku pasang, terus apa yang berubah.
Bebasnya boleh dinikmatin, asal jangan kebablasan.
Minggu ini
- Catat duluSeminggu ini, jam berapa chat kerjaan pertama dan terakhir masuk.
- Pasang jam tutup warungBilang ke satu orang: "Lewat jam 8, aku balesnya besok ya."
- Obrolin bareng tim"Kalau ada chat malam-malam, yang wajib dibales langsung yang kayak gimana?"
Kalau talinya kepanjangan, layangannya susah dikendaliin.
Kalau sampai putus, ya jatuh.
Jadi?
Sekarang aku minimal sadar talinya ada.
Syukur-syukur bisa ikut megang.
Dulu kukira aku bukan orang yang sosial.
Ternyata aku kangen acara dadakan di kantor.
Yang aku dapat: "kebebasan"
Yang aku bayar: momen-momen kegiatan di kantor
Kegiatan di kantor
Yang aku kangenin: kantor yang nggak selalu soal kerja.
Main catur di kantor
Masak-masak di kantor
Sumber
Tersimpan